Upaya Menjaring Desainer Muda Bertalenta

Upaya Menjaring Desainer Muda Bertalenta

Industri desain terus berkembang di Indonesia. Selain banyak desainer muda yang tampil, genre dan segmen industri desain juta terus bertambah. Bekraf pun terus mendorong peningkatan kualitas para desainer dengan sejumlah program dan mengasah talenta para desainer muda yang berkualitas. PENINGKATAN perekonomian Indonesia, mendorong pertumbuhan berbagai sektor. Salah satunya, bidang desain.

Bahkan, kini perancang atau desainer Indonesia yang mulai melirik pasar luar negeri. Mizan Allan de Neve, Pembina Aliansi Desainer Produk Industri di Indonesia mengatakan, bidang desain kian menunjukkan perkembangan. Kondisi ini terlihat dengan terus bertambahnya genre atau segmen-segmen desain di Indonesia. “Setidaknya saat ini segmen fokus desain di Indonesia ada sembilan, yakni arsitektur, desain interior, desain fesyen, desain komunikasi visual, desain tata cahaya, desain produk, desain tekstil, kriya, dan lanskap. Ini baru data sementara ya masih banyak segmen desain lainnya,” ujarnya kepada KONTAN, Jumat (20/7). Menurutnya, sekarang banyak desainer-desainer muda bertalenta namun hanya bisa membuat pola dan desainnya saja dan tidak diimplementasikan dengan menciptakan produk dengan merek sendiri. “Rata-rata hanya jual desain saja, karena untuk membuat merek sendiri butuh modal besar dan harus berani menerima resiko diterima atau tidak oleh masyarakat,” ujarnya. Di Indonesia, desainer fesyen masih mendominasi profesi desainer. Meski begitu, desainer komunikasi visual juga terlihat mulai unjuk gigi. Di lain pihak, Bekraf terus berupaya untuk mencari dan meningkatkan kualitas desainer-desainer bertalenta untuk bersaing di pasar luar baik berskala nasional maupun global. Salah satunya dengan mengadakan Orbit yakni wadah bagi para desainer bertalenta untuk berkompetisi menjadi desainer terbaik masa depan Indonesia,” ujar Wawan Rusiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Bekraf, Jumat (20/7). Tidak hanya itu, kata Wawan, beberapa tahun terakhir, Bekraf juga sudah menyelenggarakan program ICON. Dalam program ini Bekraf datang ke berbagai daerah di Indonesia untuk memilih lima desainer terbaik. “Melalui penyelenggaraan program-program ini diharapkan dapat membantu dan membina mereka agar berkualitas dan menciptakan satu produk yang dapat bersaing di pasar global,” ujarnya. Selain itu, kata Wawan, sebagai bentuk konsistensi Bekraf dalam mendorong industri desain di Indonesia, saat ini tengah diadakan riset mengenai jumlah desainer dan segmen apa saja yang tengah dikembangkan di Indonesia. “Sejauh ini fesyen memang mendominasi namun dengan riset ini saya harapkan ada fakta baru yang bisa diperoleh mengingat semua segmen desain saat ini memang tengah berkembang,” tuturnya