Tindakan Medis untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Jerawat kerapkali meninggalkan bekas pada kulit. Tentu saja ini akan menurunkan kepercayaan diri karena sangat mengganggu penampilan. Menghilangkan bekas jerawat dengan tindakan medis bisa membuat kulit anda normal kembali seperti sedia kala, yaitu terlihat halus dan mulus. Berikut adalah tindakan medis untuk menghilangkan bekas jerawat yang bisa anda tempuh.

Ada tiga jenis bekas jerawat, yakni boxcar, ice pick, dan rolling. Bekas jerawat ice pick akan membuat kulit tampak berlubang, seperti tertusuk benda tajam. Sedangkan, rolling membuat kulit wajah tidak rata dan tampak bergelombang. Sementara, bekas jerawat boxcar membentuk cekungan besar.

Namun, anda tidak usah khawatir dalam menghilangkan bekas jerawat. Sebab, terdapat banyak tindakan medis untuk menghilangkan bekas jerawat yang bisa anda pilih. Namun, selalu berkonsultasi terlebih dulu kepada dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan salah satu terapi.

1. Chemical Peeling

Chemical peeling merupakan teknik untuk meningkatkan penampilan kulit wajah dengan menggunakan larutan kimia. Tujuannya adalah untuk mengangkat sel-sel kulit yang telah mati dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru dan sehat. Kulit baru bisanya akan lebih halus dan mulus dibanding kulit lama.

Untuk sementara waktu, kulit baru cenderung akan lebih sensitif, terutama terhadap efek sinar matahari. Karena itu, selalu gunakan tabir surya saat berada di ruangan terbuka. Bahan kimia seperti asam fenolat dapat memperbaiki jaringan parut ringan hingga bopeng bekas jerawat.

Chemical Peeling untuk jerawat

Adapun jenis- jenis chemical peeling. Chemical peeling yang pertama adalah peeling dangkal. Asam alpha-hydroxy atau asam ringan lainnya digunakan dalam jenis chemical peeling ini. Itu akan menembus lapisan kulit terluar guna mengupas kulit dengan lembut. Perawatan ini tujuannya adalah untuk memperbaiki kulit kasar, perubahan warna kulit, dan menyegarkan wajah, dada, leher, dan tangan.

Selanjutnya, ada medium peeling. Trichloroacetic atau glycolic acid diaplikasikan dan bisa menembus lapisan kulit terluar dan tengah guna menghilangkan sel kulit rusak. Manfaatnya untuk memperbaiki perubahan warna kulit, bintik-bintik, bintik-bintik penuaan, garis-garis halus dan keriput. Tindakan medis untuk menghilangkan bekas jerawat ini juga bisa berguna untuk menghaluskan kulit kasar. Selain itu, medium peeling dapat mengobati keratosis aktinik, yaitu pertumbuhan kulit pra-kanker.

Terakhir, ada deep peeling. Asam tricholoracetic atau fenol digunakan untuk menembus kulit lapisan dalam guna menghilangkan sel kulit rusak. Perawatan ditujukan untuk menghilangkan bekas luka dangkal, bintik-bintik, dan bintik-bintik penuaan. Dengan jenis peeling ini, pasien akan melihat perubahan drastis pada penampilan kulit. Dan, prosedur ini hanya bisa dilakukan satu kali.

2. Punch Techniques

Punch Techniques tindakan medis untuk menghilangkan bekas jerawat jenis boxcar dan ice pick. Untuk mengatasi masalah bekas jerawat boxcar, metode punch elevation diterapkan dengan cara pembedahan. Tujuannya adalah untuk meratakan permukaan kulit bekas jerawat. Kulit bekas jerawat akan dibedah dan diangkat agar sejajar dengan kulit wajah yang sehat.

Punch Techniques

Bila anda memiliki bekas jerawat jenis ice pick, metode yang diterapkan adalah punch grafting. Cara kerja metode ini adalah mengangkat bekas jerawat dan kemudian mengisi cekungan dengan potongan kulit bagian tubuh lainnya. Misalnya diambil dari kulit belakang telinga.

Sementara itu, bila anda memiliki bekas jerawat ice pick ringan, teknik yang akan diterapkan untuk mengangkat bekas jerawat, yakni teknik punch excision. Dengan teknik ini, kulit akan bisa menjadi rata kembali dengan cara luka yang terbentuk ditutup dan nantinya akan tumbuh kembali jaringan kulit yang baru.

3. Teknik Subcision

Teknik Subcision kulit wajah

Teknik subsicion merupakan teknik menghilangkan bekas jerawat yang paling tepat untuk bekas jerawat jenis rolling. Ini memiliki cara kerja mengangkat lapisan kulit teratas dari jaringan bawah bekas jerawat. Kemudian, akan terjadi luka yang mengeluarkan darah yang akan memenuhi area tersebut. Selanjutnya, gumpalan darah akan menjadi jaringan ikat yang kemudian mendorong bekas jerawat. Kondisi ini membuat permukaan kulit menjadi lebih rata. Subcision ini biasanya diikuti dengan perawatan lain, seperti perawatan laser dan dermabrasi.

4. Dermaroller

Dermaroller memiliki bagian roda (roller) yang berisikan jarum-jarum halus untuk membuat pori-pori lebih terbuka dan mengikis kulit mati. Tujuannya adalah untuk memudahkan penyerapan obat. Biasanya sebelum metode ini dilakukan, anda akan diberi krim bius guna mengurangi rasa sakit.

Bagaimana cara menghilangkan bekas jerawat dengan dermaroller? Mula- mula, akan dilakukan proses pengupasan ringan menggunakan milk cleanser dan sabun. Kemudian, anda akan diberikan krim bius hingga kulit menjadi terasa menebal. Selanjutnya, menggerakan roda berjarum sekitar 10-12 menit ke berbagai arah (bawah, atas, diagonal, kiri kanan). Lalu, ditekan dengan menggeser secara perlahan. Sterilisasi dengan air steril atau NaCl. Terakhir, pemberian kolagen, vitamin, dan serum khusus untuk jenis luka.

5. Kesimpulan

Nah, itulah ulasan tindakan medis untuk menghilangkan bekas jerawat. Bila anda menginginkan cara menghilangkan bekas jerawat dengan cepat, anda bisa mempertimbangkan salah satu metode atau metode diatas. Namun, jika anda ingin cara yang lebih aman dan murah, anda bisa menggunakan bahan- bahan alami untuk menghilangkan bekas jerawat. Metode- metode menghilangkan bekas jerawat diatas tentunya cukup mahal dan memiliki risiko efek samping. Karena itu, selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan metode mana yang cocok untuk menghilangkan bekas jerawat anda.